Terry's posts with tag: infrared

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag infrared
Blog EntryTelepon Merah pencabut nyawa?? Masa sih?May 9, '08 11:00 AM
for everyone


Kaget Terima Panggilan Merah, Rustam Masuk Rumah Sakit

Ayah Korban : Anak Saya Ketakutan karena Diikuti Sosok yang Menakutkan 

 

Tanjungbalai, Perjuangan 

            Panggilan merah yang masuk melalui Hp serta isu “SMS setan pencabut nyawa” ternyata telah merebak di seluruh seantero negeri tercinta ini. Awalnya santer dibicarakan di kota-kota besar termasuk Tanjungbalai, belakangan isu tersebut telah merebak hingga kepelosok desa.

            Kabar tersebut terus berkembang hingga menjadi sorotan hangat disejumlah media cetak maupun elektronik. Pasalnya, isu yang sempat menggegerkan warga itu ternyata telah memakan korban.

            Terbukti, panggilan merah melalui HP yang sering diterima warga dialami Rustam (18) penduduk Dusun III Desa Sei Lunang Kecamatan Sei Kepayang Asahan, pria lajang yang bekerja sebagai nelayan ini. Menurut keterangan Ramli (55) ayah Rustam, kepada Perjuangan di Rumah Sakit Umum (RSU) Tengku Mansyur, Kota Tanjungbalai, Jumat (9/5), anaknya menerima panggilan berwarna merah yang telah hangat dibicarakan di kampungnya itu, mendadak masuk ke HP Motorolla L 6 milik korban. Awalnya, saat kejadian, Kamis (8/5) sekitar pukul 09.00 Wib, korban sedang santai sembari mendengarkan musik dari HPnya dengan cara memasang sepasang hand speaker ke telinganya.

            Asyik mendengar lagu dari HP miliknya, korban mendadak menerima panggilan. Begitu korban mengambil HP dari saku dan melihat ternyata yang memanggil adalah panggilan berwarna merah.

            Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, nomor HP yang telah meresahkan warga itu bernomor 0866 dan 0666 dengan ciri khas berwarna merah dan masuk disaat malam tiba.

            Rustam mendadak pucat saat melihat HPnya menerima panggilan berwarna merah, tak ingin dirinya jadi korban, Rustam langsung membuang HP tersebut dan tubuhnya mendadak lemas nyaris tersungkur ke tanah. Rekan-rekan korban yang menyaksikan peristiwa itu berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumahnya.

            Dirumahnya, korban yang masih trauma dengan kondisi ketakutan menjerit histeris minta tolong kepada ayahnya, orang tua korban begitu menyaksikan sifat aneh yang dialami anaknya juga turut ketakutan.

            Tak ingin anaknya jadi korban, lantas Ramli bersama warga membawa korban ke RSU Tengku Mansyur Tanjungbalai. Ramli kepada Perjuangan di RSU Tengku Mansyur menuturkan peristiwa yang dialami anaknya itu.

            Menurut pria separuh baya ini, anaknya usai menerima HP merah itu menjerit minta tolong, “tolong ayah, tolong ayah aku, kosong ini otakku ini,” rintih korban meminta tolong kepada ayahnya sembari memegang kepalanya menahan rasa sakit, ujar ayah korban mengulangi ucapan anaknya yang sedang terbaring dalam keadaan diinfus.

            Lebih lanjut Ramli mengatakan, korban ketika dibawa ke rumah sakit belum sadarkan diri dan masih mengalami trauma berat. Pada pukul 02.00 Wib dinihari, barulah korban sadar, begitu sadar korban kembali shock seakan melihat sosok yang menakutkan yang selalu mengikuti dirinya. Selang tidak berapa lama, kata Ramli, anaknya tidak lagi menjerit maupun dihantui rasa ketakutan.

            “Awalnya begitu sadar, anak saya menjerit minta tolong, katanya ada yang mengikuti sosok yang menyeramkan. Tapi seksarang sudah pulih, tidak lagi seperti tadi malam,” ujar Ramli polos dan merasakan kelegaan atas kesembuhan anaknya.

            Sementara itu Direktur RSU Tengku Mansyur, Dr Diah Retno melalui Humas Cosmos Siagian, korban mengalami trauma atau terobsesi akibat sesuatu yang meresahkan dirinya.

Sampai berita ini dikirim korban masih dirawat intensif di RSU Tengku Mansyur, sementara puluhan warga terlihat berbincang-bincang di depan ruangan korban membicarakan isu SMS setan tersebut.

 

Tanjungbalai 09 Mei 2008 

Sumber: Koran Perjuangan


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help