Blog EntryTok.tok...Garage sale..May 14, '08 10:14 AM
for everyone
Hai semua....Sistershop ngadain Garage Sale...hehehehe....semua baju2 aku ama kakak aku. Berhubung lemari pakaian kami sharing (dan semakin lama semakin padat) jadilah kami sortir semua yang jarang dipake. But no worry masih kondisi bagus loh...

Harga semuanya IDR 22rb  trus udh bersih karena udah dilaundry..



Blog EntryArti tahi lalat tubuh nih..........May 11, '08 1:18 AM
for everyone

Makna Tahi Lalat Pada Tubuh Manusia

Sifat Wanita Dalam Primbon Jawa


  • Ubun-ubun - Tamak akan harta benda, jahat dan jahil
  • Unyeng-unyeng - Banyak akal, pendiam tapi cerdas
  • Kepala bagian belakang - Dapat dipercaya, pemberani dan sabar
  • Kepala sebelah kanan - Banyak rezeki
  • Kepala sebelah kiri - Wataknya buruk
  • Dahi kanan atau kiri - Wataknya buruk
  • Dahi tengah-tengah - Pandai dan baik hati
  • Pelipis kanan atau kiri - Banyak rezeki
  • Kelopak mata atas kanan/kiri - Pandai membawa diri
  • Kelopak mata bawah kanan/kiri - Sering menderita
  • Ujung mata kanan/kiri - Dapat dipercaya dan pendiam
  • Pangkal hidung - Pandai dan baik hati
  • Alis kanan - Suka menolong
  • Alis kiri - Dicintai banyak orang
  • Hidung - Banyak rezeki
  • Hidung bawah - Pandai bicara, banyak rezeki
  • Bibir atas - Cerdas, banyak rezeki
  • Bibir bawah - Baik hati
  • Pipi kanan/kiri - Dermawan
  • Pipi tengah - Disukai
  • Ujung mulut kanan - Pandai bicara
  • Dagu - Pandai bicara dan jujur
  • Telinga kanan - Keras dan mudah marah
  • Telinga kiri - Pandai dan jujur
  • Leher depan - Bijaksana
  • Leher belakang - Kecil hati, putus asa
  • Bahu kanan - Pendiriannya teguh
  • Bahu kiri - Pikirannya selalu ruwet
  • Buah dada kanan/kiri - Nafsunya besar
  • Antara buah dada - Baik hati
  • Punggung - Dapat dipercaya
  • Tengah perut - Dapat dipercaya
  • Pinggang - Jujur dan tabah
  • Pantat - Sering menderita
  • Pangkal paha - Tangkas dan banyak rezeki
  • Kemaluan - Nafsunya besar
  • Lutut depan - Kuat berjalan
  • Lutut sebelah dalam - Hatinya tidak tetap
  • Betis - Dapat dipercaya
  • Tulang kaki kanan - Pemboros
  • Tulang kaki kiri - Pemberani
  • Pergelangan kaki - Kuat berjalan
  • Tumit - Tidak dapat dipercaya
  • Jari-jari kaki - Suka bekerja
  • Lengan kanan/kiri - Suka bekerja
  • Telapak kaki - Baik hati
  • Telapak tangan kanan - Pandai menyimpan harta
  • Telapak tangan kiri - Pemboros
  • Telapak belakang - Kuat kaya
  • Ujung siku - Baik hati
  • Siku bagian dalam - Selalu tabah
  • Jari-jari tangan - Banyak rezeki
  • Pergelangan tangan - Pemboros

So kamu yang mana...

Blog EntryTelepon Merah pencabut nyawa?? Masa sih?May 9, '08 11:00 AM
for everyone


Kaget Terima Panggilan Merah, Rustam Masuk Rumah Sakit

Ayah Korban : Anak Saya Ketakutan karena Diikuti Sosok yang Menakutkan 

 

Tanjungbalai, Perjuangan 

            Panggilan merah yang masuk melalui Hp serta isu “SMS setan pencabut nyawa” ternyata telah merebak di seluruh seantero negeri tercinta ini. Awalnya santer dibicarakan di kota-kota besar termasuk Tanjungbalai, belakangan isu tersebut telah merebak hingga kepelosok desa.

            Kabar tersebut terus berkembang hingga menjadi sorotan hangat disejumlah media cetak maupun elektronik. Pasalnya, isu yang sempat menggegerkan warga itu ternyata telah memakan korban.

            Terbukti, panggilan merah melalui HP yang sering diterima warga dialami Rustam (18) penduduk Dusun III Desa Sei Lunang Kecamatan Sei Kepayang Asahan, pria lajang yang bekerja sebagai nelayan ini. Menurut keterangan Ramli (55) ayah Rustam, kepada Perjuangan di Rumah Sakit Umum (RSU) Tengku Mansyur, Kota Tanjungbalai, Jumat (9/5), anaknya menerima panggilan berwarna merah yang telah hangat dibicarakan di kampungnya itu, mendadak masuk ke HP Motorolla L 6 milik korban. Awalnya, saat kejadian, Kamis (8/5) sekitar pukul 09.00 Wib, korban sedang santai sembari mendengarkan musik dari HPnya dengan cara memasang sepasang hand speaker ke telinganya.

            Asyik mendengar lagu dari HP miliknya, korban mendadak menerima panggilan. Begitu korban mengambil HP dari saku dan melihat ternyata yang memanggil adalah panggilan berwarna merah.

            Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, nomor HP yang telah meresahkan warga itu bernomor 0866 dan 0666 dengan ciri khas berwarna merah dan masuk disaat malam tiba.

            Rustam mendadak pucat saat melihat HPnya menerima panggilan berwarna merah, tak ingin dirinya jadi korban, Rustam langsung membuang HP tersebut dan tubuhnya mendadak lemas nyaris tersungkur ke tanah. Rekan-rekan korban yang menyaksikan peristiwa itu berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumahnya.

            Dirumahnya, korban yang masih trauma dengan kondisi ketakutan menjerit histeris minta tolong kepada ayahnya, orang tua korban begitu menyaksikan sifat aneh yang dialami anaknya juga turut ketakutan.

            Tak ingin anaknya jadi korban, lantas Ramli bersama warga membawa korban ke RSU Tengku Mansyur Tanjungbalai. Ramli kepada Perjuangan di RSU Tengku Mansyur menuturkan peristiwa yang dialami anaknya itu.

            Menurut pria separuh baya ini, anaknya usai menerima HP merah itu menjerit minta tolong, “tolong ayah, tolong ayah aku, kosong ini otakku ini,” rintih korban meminta tolong kepada ayahnya sembari memegang kepalanya menahan rasa sakit, ujar ayah korban mengulangi ucapan anaknya yang sedang terbaring dalam keadaan diinfus.

            Lebih lanjut Ramli mengatakan, korban ketika dibawa ke rumah sakit belum sadarkan diri dan masih mengalami trauma berat. Pada pukul 02.00 Wib dinihari, barulah korban sadar, begitu sadar korban kembali shock seakan melihat sosok yang menakutkan yang selalu mengikuti dirinya. Selang tidak berapa lama, kata Ramli, anaknya tidak lagi menjerit maupun dihantui rasa ketakutan.

            “Awalnya begitu sadar, anak saya menjerit minta tolong, katanya ada yang mengikuti sosok yang menyeramkan. Tapi seksarang sudah pulih, tidak lagi seperti tadi malam,” ujar Ramli polos dan merasakan kelegaan atas kesembuhan anaknya.

            Sementara itu Direktur RSU Tengku Mansyur, Dr Diah Retno melalui Humas Cosmos Siagian, korban mengalami trauma atau terobsesi akibat sesuatu yang meresahkan dirinya.

Sampai berita ini dikirim korban masih dirawat intensif di RSU Tengku Mansyur, sementara puluhan warga terlihat berbincang-bincang di depan ruangan korban membicarakan isu SMS setan tersebut.

 

Tanjungbalai 09 Mei 2008 

Sumber: Koran Perjuangan


Blog Entry68rb...!!!May 2, '08 3:50 AM
for everyone
DOMPET Lesportsac IDR 68rb!!


                              
Banyak Koleksi lainya loh..liat di albumnya aja yaaa!!!

Klik sini



Erabaru.or. id] - Baru-baru ini, produk-produk tiruan China telah menjadi sorotan di Korea . Beberapa media arus utama Korea telah memberitakan proses pembuatan telur-telur tiruan di China , yang telah menggemparkan dan menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk Korea . Pada 1-2 September lalu, Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) menayangkan sebuah dokumenter berjudul, “Hidup tanpa produk-produk buatan China .” Acara tersebut menelusuri kehidupan tiga keluarga di Korea Selatan , AS , dan Jepang yang menolak menggunakan produk-produk buatan China . Tayangan ini juga berbicara mengenai telur-telur buatan yang merajalela di China , acara ini telah menarik perhatian publik Korea .

Menyusul acara tersebut, koran nomor satu Korea, Chosun Ilbo, telah menerbitkan sebuah artikel berjudul “MBC Special mengekspos telur-telur tiruan buatan China,” melaporkan secara rinci bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. Dong-A Ilbo, koran Korea lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah menerbitkan sebuah laporan berjudul “Telur-telur buatan dari China dibuat dari bahan-bahan kimia telah muncul di pasaran”.


Sepersepuluh Harga

Menurut laporan dari Chosun Ilbo, karena peningkatan tajam harga-harga makanan di China, telur-telur buatan, yang dibuat hanya dari bahan kimia tanpa bahan alami, telah muncul di Kota Zhengzhou, Provinsi Henan. Mr. Wang, yang menjalankan sebuah perusahaan yang membuat bahan tambahan makanan, menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. “‘Putih telur’ dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam air.  Larutan tersebut akan terlihat seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih telur yang sebenarnya.

“‘Kuning telur’ dibuat dengan menyekop suatu carian dengan pigmen kuning dan memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan kalsium klorida. Akhirnya, ‘putih telur’ dan ‘kuning telur’ dibungkus ke dalam ‘kulit telur’ yang dibuat dari kalsium karbonat.

“Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada ‘kuning telur’ tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak hampir identik dengan telur yang sebenarnya.

lebih dari 2 butir telur, kurang dari sepersepuluh harga telur yang sebenarnya di pasaran (0,8 dolar AS.)

Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan tambahan makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi yang berlebihan atas bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan menyebabkan gejala-gejala seperti kehilangan ingatan dan keterlambatan mental, dll.


Apa Makanan Asli di China?

Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing , menyatakan bahwa “Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur buatan. Kami telah melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi di dalam negeri. Kami juga menyediakan teknologi untuk membuat “anggur buatan,” daging ayam dan daging sapi buatan,” dan “membuat permen beraroma hawthorn (sejenis buah berry berwarna merah) tanpa menggunakan buah hawthorn.” Menyusul membanjirnya laporan tentang kualitas produk-produk buatan China baru-baru ini, beberapa warga Korea berseru, “Lalu apa yang dapat kalian makan di China? Sungguh industri makanan di China dibanjiri oleh kebohongan dan penipuan, karenanya membuat kepanikan di tengah konsumen.”


Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou

Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam bubuk dan tawas, dicampurkan - EAST WEEK’Kuning telur’ dibentuk pada cetakan. ‘Air ajaib’ mengandung kalsium khlorida juga digunakan - EAST WEEKSelaput keras dibentuk dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan pada telur lalu didiamkan untuk kering - EAST WEEK (Erabaru.or. id) - Penggerebekan baru-baru ini di sebuah pusat grosir kota Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, ditemukan sejumlah besar telur palsu.

Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar Singapura) per butir - setengah harga dari telur asli.

Konsumen sangat sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini adalah berita bagus bagi para pengusaha nakal yang bahkan mengeluarkan tidak kurang 150 dolar Singapura untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur buatan. Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti salah satu kursus tersebut.

Untuk menciptakan telur putih, instruktor - seorang wanita berusia 20 tahunan menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang tidak diketahui jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas yang biasa digunakan untuk pengolah industri.

Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk dicampur ke dalam air dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan plastik yang berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang disebut ‘air ajaib,’ yang mengandung kalsium khlorida. Ini akan membuat selaput tipis di luar ‘kuning telur,’ yang akan mengikatnya dengan kuat.

Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah cetakan. Tidak lupa kulit telur juga dibuat. Parafin dan sejenis cairan putih yang tidak ketahui jenisnya dituang ke dalam telur palsu itu, lalu didiamkan untuk kering.

Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus. Meskipun muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang mencicipi mengatakan bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan telur asli.

Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi telur palsu ini. Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun, seorang profesor Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas dalam waktu lama dapat mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang
serius yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku normal).

 

Sumber :

  1. Cui Yingshu, The Epoch Times, 11 Sep 2007 [http://en.epochtimes.com/news/7-9-11/59598.html ]

  2. http://www.erabaru.or.id/k_23_art_76.html


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help